Macam-macam Jenis Teknik Sablon Kaos Manual

by on February 5, 2018

Macam-macam Jenis Teknik Sablon Kaos Manual

Metoda sablon kaos manual yaitu metoda yang paling masyhur dalam lingkup percetakan dan merupakan juga penyablonan. tidak cuma peralatannya yang gampang sertamurah , nilai mutu dari
Sablon Kaos manual jelas jelas belum dikalahkan . Bahkan selevel sablon kaos digital sekalipun. walaupun adanya yang kualitasnya bagus, harganya pun jelas saja lebih mahal dari sablon kaos dengan metoda manual.

Di sisi lain, jasa penyedia kursus sablon kaos manual pun sekarang makin banyak hingga akhirnya bikin demand jasa sablon kaos di Indonesia makin menaikPerihal ini pun bikin jasa sablon kaos dengan metoda manual makin melejit.

Terhadap makalah ini kami akan mencoba share sedikit pengetahuan serta mengulas secara lengkap mengenai jenis sablon kaos manual. lazimnya jenis sablon kaos manual yang akan kami ulas ini biasa digunakan oleh beberapa pengrajin jasa sablon kaos yang Berposisi di Indonesia.

Rubber atau Karet GL

Sablon jenis ini merupakan jenis sablon manual yang paling kerap dipakai. Sesuai namanya, rubber ialah sablon kaos mempunyai bahan basis karet ini memiliki statuselastisitas serta kerapatan yang tinggi. Hasilnya, rubber pun bisa menyempurnakan permukaan warna kain dengan baik. Perihal ini bikin rubber makin difavoritkan oleh sebagian Vendor Kaos Jogjakarena amat cocok dipergunakan buat menyablon kain kaos dengan warna apapun.

Tak cuma dipergunakan buat sablon utama, seringkali sablon rubber dipergunakan sebagai underbase. Underbase yaitu istilah tinta basis sebagai pelindung warna kain sebelum sistem sablon warna lainnya. Underbase lebih kerap berlaku terhadap kaos hitam serta kaos berwarna gelap lainnya.

Disamping fleksibel serta elastis, keunggulan yang lain dari cat sablon ini yakni lebih tahan lama serta bisa disetrika. Bahkan bila dilapisi dengan coating atau susunantambahan lain , tersebutkan cat rubber yang sudah disablon bisa mengikuti kelenturan kain serta dengan daya lebih lama.

Pigmen

Pigmen merupakan serupa dengan bubuk pewarna tinta sablon yang bisa meresap terhadap serat kain. Jenis sablon ini cuma dapat digunakan buat bahan kaos yang mempunyai warna terang saja. Bahan ini tak bisa disablon terhadap kain kaos yang berwarna gelap. Karena karakternya tak dapat menyaingi

karakter pewarna serat kaos. Akibatnya warna yang dibawa tinta pigmen pun tidak muncul.

Pasal mempunyai karakter tipis serta menyerap, lazimnya terhadap kaos bersablon pigmen akan lebih memilih tetap kelihatan tekstur kainnya walaupun telah disablon. Warna yang dihasilkan oleh cat pigmen jelas jelas lebih rata serta solid jika disandingkan dengan tinta lain. Sablon pigmen sangatlah cocok buat diterapkan terhadap desain kaos yang besar atau lebar, ini disebabkan cuma memakaikan sedikit tinta sablon.

Superwhite

Hampir mirip dengan sablon pigmen, sablon jenis ini memiliki karakter tembus serat kain. Bedanya, tinta sablon superwhite lebih memilih lebih transparan serta dapatditerapkan terhadap kain yang mempunyai gelap. Tinta sablon superwhite mempunyai dua macam varian, yaitu white buat tinta putih serta color tinta warna yang lain

Salah satu ciri khas yang diberikan tinta model ini yakni warnanya yang bersifat pudar (turun warna). Perihal ini bikin Superwhite amat sesuai buat dipakai sebagai desain vintage yang mempunyai nuansa oldschool. Tinta Superwhite juga dapat diracik menjadi tinta sablon manual jenis discharge apabila dicampur dengan komposisi terdefinisi jelas.

Plastisol

Tipe sablon ini ialah jenis tinta sablon berbasis minyak / PVC (oil based). Salah satu keistimewaan sablon plastisol yang tak dimiliki jenis sablon lain adalah kemampuannya dalam menghasilkan dot atau raster ukuran super kecil dengan result yang baik .

Sayangnya Sablon Plastisol menjadi salah satu jenis sablon yang tinggi harga bahan baku serta biaya peralatannya. result sablonan Plastisol yang susah kering di bawah suhu 160 derajat celcius bikin Plastisol memerlukan peralatan tambahan dalam sistem pengeringan .

Buat mengeringkan dengan maksimal, setidaknya tinta sablon ini memerlukan sebagian peralatan semisal conveyor curing, flash curing, sinar infra merah atau hot gun. tidaklain ini dikarenakan tinta ini berkomposisi minyak serta tak bisa kering dengan sendirinya layaknya tinta waterbase terhadap lazimnya. Seusai sistem pengeringan dengan benar, barulah tinta plastisol ini menyimpan daya rekat yang amat baik.