Contoh Alat Musik Tradisional dari Betawi

by on March 31, 2018

Alat Musik Tradisional Betawi

Betawi yaitu satu diantara suku di Indonesia yang tinggal di daerah ibu kota sekarang ini atau Jakarta. Terkecuali populer dengan padatnya masyarakat, daerah itu juga mempunyai bermacam kesenian serta kebudayaan yang datang dari suku Betawi. Budaya yang ada di Jakarta adalah kombinasi dari sebagian budaya etnis yang bermacam. Mulai sejak kehadiran Belanda, daerah itu dulunya bernama sunda kelapa ini adalah ibu kota dari bangsa Indonesia serta mempunyai magnet untuk menarik beragam pendatang yang datang dari beragam tempat sampai saat ini.

Alat Musik Tradisional Betawi

Alat Musik Tradisional Betawi

Gambar Alat Musik Tradisional Betawi

Perlu untuk diketahui juga, nyatanya banyak kesenian terlebih alat musik tradisionil yang datang dari suku Betawi. Pada umumnya, type kesenian yang berada di Jakarta umumnya seringkali dipakai untuk menyemarakkan satu pesta kebiasaan, atau pada acara pernikahan satu diantaranya yakni dengan memakai kesenian musik. Nah…apa saja alat musik yang seringkali dipakai pada sebagian acara kebiasaan itu.

Tersebut sebagian alat musik yang umumnya dipakai pada sebagian kesenian daerah, salah satunya yaitu :

Kromong

Gambang Kromong yakni satu orkes musik yang namanya adalah kombinasi dari dua kata yakni Gambang serta Kromong. Alat musik yang satu ini menggabungkan pada gamelan dengan sebagian alat musik yang datang dari Tiong Hoa. Kesenian musik tradisionil itu adalah hasil dari akulturasi budaya, yakni pada budaya Tiong Hoa dengan budaya Pribumi.

Tanjidor

Tanjidor adalah satu diantara group musik tradisionil dari Betawi yang begitu populer hingga sekarang ini. Seni musik yang dimainkan dengan grup ini nyatanya begitu banyak di pengaruhi oleh sebagian musik dari Eropa. Musik Tanjidor berkembang di orang-orang Betawi serta banyak juga ada si daerah Bekasi dan Karawang.

Untuk saat ini, musik Tanjidor seringkali dipakai untuk mengarak pengantin dan menyongsong tamu agung. Saat jaman dulu, beberapa seniman Tanjidor menggantungkan alat-alat musik ini di tempat tinggalnya waktu musim bercocok tanam. Walau demikian sesudah panen, mereka memainkan Tanjidor sekali lagi untuk mengamen dari tempat tinggal ke tempat tinggal serta dari restoran ke restoran.

Marawis

Marawis yaitu satu Alat Musik Tradisional Betawi ini mempunyai bentuk nyaris sama juga dengan rebana serta langkah memainkannya juga dengan ditepuk atau dipukul. Mengenai ketidaksamaan pada marawis dengan rebana yang paling tampak yaitu pada bentuk marawis yang gempal, sedang pada rebana lebih pipih serta lebar.

Sukong

Sukong yakni satu alat musik yang umumnya dipakai jadi melodi pada suatu pementasan musik. Alat musik itu juga mempunyai bentuk seperti rebab, walau demikian mempunyai ukuran yang lebih kecil bila dibanding dengan rebab. Sokong juga mempunyai dawai, tapi janganlah salah karna alat musik yang satu ini umumnya dimainkan lewat cara digesek bukanlah dipetik.

Tugu

Keroncong tugu yaitu satu kesenian musik yang datang dari Betawi yang adalah kombinasi pada budaya Indonesia dengan luar (portugis). Pemberian nama ini diperoleh karna dulunya seringkali dimainkan serta dipentaskan oleh orang-orang Tugu, Jakarta Utara.

Diluar itu, alat musik ini dimainkan oleh sebagian orang dengan lagu yang dibawakan yaitu mempunyai irama 4/4 ketukan. Type musik berikut awal dari keroncong dari Betawi asli yang umumnya di kenal dengan nama Keroncong Tugu.

Kecrek

Kecrek yaitu satu diantara alat musik yang umumnya dipakai dalam orkes musik Gambang Kromong di daerah Jakarta. Diluar itu kecrek juga adalah alat musik yang membuatnya masuk kedalam type musik perkusi dengan suaranya “crek-crek-crek” saat dipukul. Tidak cuma itu, alat musik itu juga seringkali dipakai jadi pemberi tanda waktu menginginkan mulai serta akhiri satu pertunjukan musik.

Kemong

Kemong yaitu satu alat musik yang mempunyai bentuk seperti gong kecil yang umumnya dipakai pada gamelan Jawa ataupun Sunda. Alat musik kemong sendiri juga adalah sisi dari Gambang Kremong yang keduanya sama datang dari Jakarta. Tidak cuma itu, nyatanya alat musik ini di dalam larasannya yaitu diluar larasan tangga suara Saih.

Ningnong

Ningnong yaitu alat musik tradisionil gesek yang dulunya dipakai oleh beberapa masyarakat Betawi China yang ada di Jakarta. Bila diliat dari ukurannya, alat musik itu terdiri jadi tiga jenis, yakni : Tehyan, Kongahyan, dan ningnong satu diantaranya (Sumber : alatmusik.org).

Type alat musik yang satu ini dulunya berkembang cukup cepat serta lumayan seringkali dipakai di banyak daerah di Jakarta tempo dahulu. Diluar itu dengan terdapatnya sembrah, rebana serta gambang kremong serta ningnong juga menarik ketertarikan untuk orang yang suka pada dengan musik.

Tehyan

Umumnya orang mengetahui alat musik ini dari memiliki bentuk yang nyaris serupa dengan rangka manusia pada tubuh sisi sampai pinggul.

Tangga suara pada alat musik ini yaitu Diantonis serta ketika memainkannya mesti dengan memercayakan perasaan. Diluar itu dalam memainkan alat musik ini bisa disebut cukup susah serta berlainan dengan instrumen yang lain.

Gambus

Gambus yaitu satu diantara nama alat musik instrumen yang masih tetap eksis hingga sekarang ini. Instrumen Gambus di Jakarta memiliki keunikan yang berlainan dan bergantung dari pertama yang dipakai seperti : 7 utas, 6 utas dengan 3 suara yang bertemura kembar serta 1 dawai yang berperan jadi bass. Dawai-dawai itu juga memiliki bahan dari benang sutera yang diambil hingga juga akan hasilkan nada yang bagus.

Alat musik gambus juga memakai tubuhnya yang terbuat dari kayu jadi resonantor ketika memainkannya. Dengan bahan kain sutera itu, Gambus juga akan mempunyai nada yang begitu empuk serta enak untuk didengar.