Penyebab Terjadinya Miom

by on October 18, 2017

Penyebab Terjadinya Miom

Penyebab Terjadinya Miom – Miom merupakan suatu petumbuhan sel tumor yang terjadi disekitar uterus (rahim) yang tidak bersifat ganas atau kanker yang membahayakan. Miom sering juga dikenal dengan nama mioma, leiomioma atau uteri fibroid. Miom terbentuk dari jaringan sel otot rahim yang mulai tumbuh secara tidak normal, pertumbuhan sel tidak normal ini yang akhirnya membentuk tumor jinak atau miom.

Penyebab Terjadinya Miom

Tanpa sadar sebagian wanita pernah memiliki miom didalam rahimnya, hanya saja mereka tidak menyadarinya karena tidak timbul gejala-gejala apapun. Ukuran miom ini sangat bervariasi, ada yang berukuran kecil dan ada juga yang berukuran besar bahkan hingga mengakibatkan rahimnya membesar. Dalam satu periode, miom yang pertama muncul mungkin hanya satu, namun bisa juga muncul beberapa tumor jinak atau miom sekaligus.

Kenali tanda-tanda atau gejala penyakit miom berikut ini:

  • Sembelit.
  • Perut bawah bengkak atau membesar seperti orang hamil.
  • Pendarahan berat saat menstruasi.
  • Sering merasa nyeri mendadak.
  • Nyeri dan tekanan pada kaki.
  • Terjadi masalah kandung kemih.
  • Sakit saat berhubungan intim.
  • Rasa Tertekan dan Nyeri Panggul.

Jika anda mengalami gejala seperti diatas terutama jika anda sering mengalami pendarahan yang berlebih ketika datang bulan, maka sebaiknya anda segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendeteksi lebih awal kondisi kesehatan anda. Jika memang anda potoif menderita miom dan masih dalam ukuran kecil maka dokter akan memberikan pengobatan untuk mencegah agar miom tidak membesar.

Sampai saat ini, penyebab munculnya penyakit miom masih belum diketahui secara signifikan, tetapi kemungkinan munculnya penyakit miom dikaitkan dengan hormon estrogen (hormon reproduksi yang dihasilkan oleh ovarium). Miom biasa muncul ketika seseorang berusia 16-50 tahun, pada saat itu kadar estrogen didalam diri wanita sedang berada dalam tingkat yang tinggi. Lalu setelah mengalami masa menopause, miom didalam rahim akan menyusut karena terjadi penurunan kadar estrogen.

Pada rata-rata usia 30-50 tahun, satu dari tiga wanita memiliki miom dalam usia yang sama. Miom lebih sering terjadi pada wanita yang memiliki berat badan berlebihan atau obesitas. Dengan peningkatan berat badan tersebut, maka secara otomatis hormon ekstrogen yang berada didalam tubuh juga akan mengalami peningkatan. Selain itu penyakit miom juga dapat di pengaruhi oleh faktor keturunan, seorang wanita yang memiliki anggota keluar ga seperti ibu atau sodara perempuan yang pernah mengalami penyakit miom. Maka dirinya akan lebih cenderung sama menderita penyakit miom.

Adapun beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit miom adalah banyak menkonsumsi daging merah dari pada mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, mengalami menstruasi yang dimulai terlalu dini. Tidak hanya itu, kebiasaan mengkonsums i alkohol juga dapat menjadi faktor pemicu munculnya miom pada rahim. Perlu anda ketahui, risiko wanita mengalami penyakit miom akan menuruk pada saat telah memiliki anak. Bahkan semakin banyak anak, maka semakin sedikit pula risiko penyakit miom terjadi pada tubuh anda.

Sumber : http://www.beritaharianmu.com/cara-menyembuhkan-miom-tanpa-operasi/