PENGERTIAN NORMA DAN MACAM-MACAM NORMA

by on November 10, 2017

PENGERTIAN NORMA DAN MACAM-MACAM NORMA

Apakah yang dimaksud norma ? Pengertian Norma atau kaidah ialah ketentuan yang memanage tingkah laku manusia dalam masyarakat. Ketentuan tersebut mengikat bagi tiap manusia yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut, dalam arti tiap orang yang hidup dalam lingkungan berlakunya norma tersebut sesegera mungkin menaatinya.

Di balik ketentuan tersebut adanya nilai yang menjadi landasan bertingkah laku bagi manusia. Oleh pasal itu, norma merupakan unsur luar dari suatu ketentuan yang memanage tingkah laku manusia dalam masyarakat, sementara nilai merupakan unsur dalamnya atau unsur kejiwaan di balik ketentuan yang memanage tingkah laku tersebut 

Pada lazimnya norma cuma berlaku dalam suatu lingkungan masyarakat terdefinisi jelas atau dalam suatu lingkungan etnis terdefinisi jelas atau dalam suatu wilayah negara terdefinisi jelas. Namun demikian adanya pula norma yang bersifat universal, yang berlaku di seluruh wilayah serta seluruh umat manusia, layaknya contohnya larangan mencuri, membunuh, menganiaya, memperkosa, serta lain-lain.

Image result for pengertian norma

pengertian norma

Pengertian Norma dan Macam-Macam Norma

 

Di dalam masyarakat terkandung bermacam-macam norma. Jenis-jenis norma antara lain:

1. Norma susila, yaitu aturan hidup yang asalnya dari dalam hati nurani manusia. Norma susila memberi patokan bagian mana yang baik dan bagian mana yang buruk. Norma susila yang memaksa manusia buat kebaikan akhlak dirinya. Norma susila melarang manusia buat berbuat tak baik, pasal bertentangan dengan hati nurani tiap manusia yang biasa saja. Contoh-contoh norma susila antara lain:

a. Jangan merampok barang milik orang lain

b. Jangan membunuh sesama manusia

c. Hormatilah sesamamu

d. Menjadi orang yang jujur

Norma susila mempunyai sanksi berupa hukuman bagi siapapun yang melanggar norma tersebut. Sanksi tersebut ialah perasaan manusia itu sendiri, yang mana efeknya ialah sebuah penyesalan 

2. Norma kesopanan, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari pergaulan dalam masyarakat. basis dari norma kesopanan ialah kepantasan, habit serta kepatutan yang berlaku dalam masyarakat. Norma kesopanan kerap dinamakan norma sopan santun, tata krama atau adat istiadat. Norma sopan santun yang aktual serta khas lain hal antara masyarakat yang satu dengan masyarakat yang lain. Contoh-contoh norma kesopanan, antara lain:

a. Yang muda sesegera mungkin menghormati yang lebih tua usianya

b. Berangkat ke sekolah sesegera mungkin berpamitan dengan orang tua terlebih dahulu

c. Memakai pakaian yang pantas serta rapi dalam mengikuti temuan di sekolah

d. Janganlah meludah di dalam kelas Bagi mereka yang melanggar norma kesopanan, sanksi yang dijatuhkan akan memicu celaan dari sesamanya, serta celaan itu bisa berwujud kata-kata, perilaku kebencian, perhatian rendah dari orang sekelilingnya, dihindari dari pergaulan, sehingga akan memicu rasa malu, rasa hina, rasa dikucilkan yang dirasakan sebagai penderitaan batin 

3. Norma agama, yaitu ketentuan hidup yang berasal dari Tuhan Yang Maha Esa, yang isinya berbentuk larangan, perintah-perintah, serta ajaran. Norma agama berasal dari wahyu Tuhan serta memiliki nilai yang fundamental yang mewarnai beragam norma yang lain, layaknya norma susila, norma kesopanan, serta norma hukum Contoh-contoh norma agama, antara lain:

a. tak boleh membunuh sesama manusia

b. tak boleh mencuri harta orang lain

c. tak boleh berbuat cabul

d. Hargai serta hormati orang tuamu

Bagi seseorang yang melanggar norma agama akan dikenakan sanksi oleh Tuhan mereka masing-masing kelak di akhirat nanti, bisa berbentuk masuknya mereka ke dala api neraka. 

4. Norma hukum, yaitu ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang memiliki sifat mendorong buat melindungi kepentingan manusia dalam per­gaulan hidup di masyarakat serta memanage tata tertib kehidupan ber­masyarakat misal sebagian norma hukum, antara lain:

a. karena 362 KUHP yang menyiratkan jikalau barang siapa mengambil sebuah barang yang seluruhnya atau beberapa milik orang lain, dengan maksud buat dimiliki secara menghadapi hukum, diancam pasal perampokan dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh rupiah

b. karena 1234 BW menyiratkan jikalau tiap-tiap perikatan ialah buat membagikan sesuatu, buat berbuat sebuah atau buat tak berbuat sesuatu

c. karena 40 ayat (1) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 (Undang-Undang mengenai Tindak Pidana Pencucian Uang) menyiratkan jikalau tiap orang yang menyiarkan terjadinya Anggapan tindak pidana pencucian uang, wajib dikasi perlindungan khusus oleh negara dari posibilitas threat yang mengkritiskan diri, jiwa, serta atau hartanya, diantaranya keluarganya

d. karena 51 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 (Undang-Undang mengenai Pemerintahan Daerah) menyiratkan jikalau Kepala area diberhentikan oleh Presiden dengan tidak melewati Keputusan DPRD apabila tersabit melaksanakan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan hukuman lima tahun atau lebih atau diancam dengan hukuman meninggal sebagaimana yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Bagi pelanggar norma hukum bisa dikenakan sanksi berbentuk pidana penjara maupun denda ataupun pembatalan atau pernyataan tak sahnya suatu aktivitas atau perbuatan, serta sanksi tersebut bisa dipaksakan oleh penguasa atau lembaga yang berwenang.

Jika ingin belajar lebih jauh mengenai materi pendidikan. Kunjungi website LEARNSEJARAH.COM agar kamu lebih paham mengenai pengertian norma.